Puskesmas Malabo Segera Implementasikan Rekam Medis Elektronik

Harly

MAMASA – Puskesmas Malabo mengadakan bimbingan teknis dan simulasi implementasi rekam medis elektronik (RME) yang diikuti oleh segenap staf pada Sabtu, 11 Mei 2024. Kepala Puskesmas Malabo, Rahmawati, menegaskan komitmen Puskesmas tersebut untuk segera menerapkan sistem Pelayanan Berbasis Rekam Medis Elektronik. Sejak Maret 2024, Puskesmas Malabo sudah terhubung dengan platform kesehatan digital SATUSEHAT Kemenkes, memfasilitasi integrasi yang lebih lancar dalam menerapkan RME.
Rahmawati menjelaskan bahwa implementasi RME sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Malabo. Dengan RME, informasi medis pasien akan didokumentasikan secara elektronik, memungkinkan tenaga medis untuk mengakses informasi dengan lebih cepat dan akurat untuk memberikan perawatan yang tepat. Selain itu, RME juga membantu dalam pemantauan dan manajemen penyakit secara lebih efektif, serta memfasilitasi kolaborasi antar tenaga medis dalam tim perawatan pasien. Diharapkan dengan catatan medis yang terintegrasi dan mudah diakses, akan terjadi peningkatan dalam pengambilan keputusan klinis yang tepat dan pemantauan kondisi kesehatan secara holistik.

Implementasi Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Malabo juga diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien dengan menyediakan pelayanan yang lebih terkoordinasi, mengurangi waktu tunggu, dan meminimalkan risiko kesalahan dalam pengelolaan data medis. Langkah ini menegaskan komitmen Puskesmas Malabo dalam menghadapi tantangan zaman dengan menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Asran Masdy, juga menekankan komitmen dinas kesehatan provinsi dalam mempercepat transformasi digital kesehatan di seluruh puskesmas di provinsi tersebut. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan berbagai inisiatif seperti bimbingan teknis, pelatihan, dan penyediaan infrastruktur yang memadai, dinas kesehatan berharap agar seluruh puskesmas dapat segera menerapkan sistem rekam medis elektronik. Transformasi digital ini dianggap sebagai kunci dalam menghadapi tantangan kesehatan modern dan meningkatkan akses serta mutu layanan kesehatan bagi semua warga Sulawesi Barat.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer