OJK : Penyaluran kredit perbankan syariah di Sulsel tumbuh 8,06 persen

admin

Makassar (ANTARA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) menyebutkan kinerja perbankan syariah di wilayah Sulawesi Selatan khususnya pada penyaluran kredit tumbuh 8,06 persen di angka Rp7,4 triliun.

Kepala OJK Regional VI Sulampua Moh Nurdin Subandi melalui keterangan resminya, Kamis, mengatakan, pertumbuhan kredit perbankan syariah cukup bagus karena tumbuh 8,06 persen secara year on year (yoy).

“Pertumbuhan dari sisi kredit, perbankan syariah cukup tinggi. Sementara perbankan konvensional masih terkontraksi pada posisi Oktober 2020,” ujarnya.

Ia mengatakan, meski kondisi perekonomian tertekan akibat pandemi COVID-19, namun kinerja perbankan syariah Sulsel tumbuh cukup positif hingga periode Oktober 2020

Menurut Subandi, rasio antara besarnya seluruh volume kredit yang disalurkan oleh bank dan jumlah penerimaan dana dari berbagai sumber atau loan to deposit ratio (LDR) perbankan syariah berada di angka 114,83 persen (yoy).

Meski demikian, dari sisi kredit macetnya atau non performing loan (NPL) juga terdata cukup tinggi meski masih dalam level aman yakni sebesar 4,33 persen.

“Untuk perbankan syariah tumbuhnya cukup positif. Kami juga berharap perbankan konvensional juga bisa mengikuti kinerja positif dari perbankan syariah,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Bambang Kusmiarso memaparkan bahwa kinerja penyaluran pembiayaan perbankan syariah di Sulsel tercatat mengalami perbaikan pada triwulan III-2020.

Secara keseluruhan, pembiayaan tumbuh 7,9 persen (yoy), lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya yang tumbuh 7,4 persen (yoy).

Perbaikan kinerja kredit perbankan syariah didorong oleh kredit konsumsi yang memiliki pangsa terbesar dari total kredit perbankan syariah.

“Kredit konsumsi tumbuh 16,2 persen (yoy) lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 14,6 persen (yoy). Hal ini sejalan dengan tingkat konsumsi masyarakat yang sudah mulai membaik pasca pelonggaran PSBB dan adaptasi kenormalan baru,” ucapnya.
 

Tags

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer