Pasangkayu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Faisol Ali mengimbau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) TA 2022 untuk menerapkan tata nilai PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, sam Inovatif), BerAKHLAK, serta menerapkan employer branding ASN bangga melayani bangsa.
Hal tersebut disampaikan oleh Kakanwil saat memberikan pengarahan kepada CPNS Rutan Pasangkayu dan diikuti secara virtual oleh Kepala UPT dan CPNS di seluruh UPT di Sulawesi Baeart. Rabu (13/4/2022).
Hadir secara langsung pada kesempatan itu, Kepala Divisi Adminiistrasi, Slamet Pramoedji, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Robianto, Kepala Rutan Pasangkayu dan Kepala LPP Mamuju.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulbar Faisol Ali mengingatkan masa orientasi CPNS yang saat ini dilaksanakan di masing-masing satker agar dilakukan sesuai dengan juklak (petunjuk pelaksanaan).
”Laksanakan orientasi ini dengan baik, dan kepada CPNS untuk fokus dan serius, serta menyimak seluruh rangkaian pembekalan yang dilakukan oleh UPT masing-masing, karena hal tersebut akan menjadi bekal saat melaksanakan tugas” ujarnya
Kakanwil juga meminta kepada CPNS untuk berperan dalam pembangunan Zona Integritas serta memahami nilai-nilai yang terdapat pada setiap area perubahan.
Menurutnya Pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen, tidak hanya dipahami atau dilaksanakan oleh para pimpinan.
“Tetapi bagaimana seluruh jajaran dapat memahami dan melaksanakannya dengan baik” ucap Faisol Ali
Tak hanya itu, kepada CPNS di jajarannya untuk dapat menginmplementasikan B5KB dalam bekerja, yaitu berdoa sebelum bekerja, bersyukur dengan apa yang diterima, berpikir positif, bekerja maksimal, bekerja di dunia berbasis akhirat, komitmen, dan belajar.
Lebih jauh Kakanwil Faisol Ali menambahkan, agar seluruh CPNS dapat memberikan dedikasi dan kontribusi dalam peningkatan kinerja di jajaran Kementerian Hukum dan HAM, khusunya di Kemenkumham Sulawesi Barat.
“Kalian adalah generasi pilihan yang dianggap mampu untuk menjadi keluarga besar kemenkumham melalui proses seleksi yang sangat ketat” lanjunya
Untuk itu, kata ia, jauhkan diri dari segala hal-hal negatif yang dapat merusak diri sendiri dan citra institusi
“Dan jaga kedisipilinan untuk memberikan yang terbaik ke Negara, dan posisikan diri kita sebagai pelayan masyarakat” tutupnya

