Pemprov Maluku didesak selesaikan pembangunan jalan di Buru-Buru Selatan

Ambon (ANTARA) – Pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku didesak menyelesaikan pembangunan sejumlah ruas jalan guna membuka keterisolasian desa-desa dan kelancaran arus transportasi darat di Kabupaten Buru dan Kabupatan Buru Selatan, meskipun dilakukan secara bertahap mulai tahun anggaran 2020.

“Sampai saat ini kondisi ruas jalan Mako-Kayeli-Ilath di Kabupaten Buru, maupun ruas jalan Namrole-Leksula dan Kapala Madang-Leksula di Kabupaten Buru Selatan belum diselesaikan,” kata Sekretaris Fraksi Pembangunan Bangsa DPRD Maluku, Aziz Hentihu di Ambon, Sabtu.

Diharapkan proses pembangunan ruas-ruas jalan tersebut dapat dikerjakan pada pelaksanaan APBD 2020 secara bertahap dan segera bisa dirampungkan.

Menurut dia, proses pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) dan RAPBD Maluku tahun anggaran 2020 akan segera rampung dilakukan oleh pemprov bersama DPRD.

Untuk itu Fraksi Pembangunan Bangsa DPRD Maluku mendesak Pemprov Maluku agar dapat menyelesaikan proyek pembangunan sejumlah ruas jalan pada dua Kabupaten tersebut.

Pembangunan infrastruktur jalan ini bertujuan untuk memperlancar konektifitas baik di dalam maupun secara antardaerah menjadi lancar, memudahkan aktifitas ekonomi termasuk lalu lintas orang dan barang.

Adanya sarana jalan yang memadai juga bakal menopang produktifitas ekonomi masyarakat di daerah.

Apalagi di beberapa daerah ada konektifitas darat yang terputus seperti di Kecamatan Batabual untuk akses Kayeli-Ilath, sehingga masyarakat setempat selama ini menggunakan sarana angkutan laut yang jika berada dalam kondisi musim penghujan dengan gelombang laut yang tinggi sangat membahayakan keselamatan warga.
 

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )