H. Sudirman Harap Longsor di Mamasa jadi Bencana Skala Provinsi

Harly

MAMASA – Anggota DPRD Sulbar H. Sudirman berharap agar fenomena longsor yang menerjang beberapa wilayah di Mamasa dianggap statusnya sebagai bencana skala provinsi.

Hal itu agar ada upaya dari pemerintah provinsi maupun kabupaten-kabupaten untuk membantu Mamasa menghadapi bencana tersebut.

“Kita harapkan pemerintah daerah supaya bisa distatuskan sebagai bencana (skala) provinsi. Artinya diharapkan supaya di Sulbar ini, bisa merasakan bahwa kita bagian dari Mamasa, agar Mamasa bisa dibantu keluar dari musibah ini,” ungkap H. Sudirman kepada wartawan, usai menghadiri ramah tamah Prof Zudan Arif, Rabu, 22 Mei 2024.

Dari pantauan H. Sudirman, ada tiga desa yang terisolir akibat material longsor, yakni Passembuk, Botteng dan Kondo.

Legislator asal Mamasa itu mengaku sudah menghubungi pihak PUPR Provinsi Sulbar, namun armada yang tersedia juga fokus di titik jalan nasional yang tertimpa longsor di Mamasa.

“Yang bisa gerak alatnya itu adalah Balai Jalan, ada empat alat beratnya sudah bergerak ke Mamasa,” ungkap ketua komisi II tersebut.

Menurut Sudirman, Pemkab Mamasa cukup kewalahan akibat titik longsor tersebar di wilayah-wilayah yang letaknya berjauhan satu dengan yang lain.

Baca juga:

Longsor Terjang Bambang Mamasa, Rumah dan Sekolah Rusak Parah di Minanga

Selain itu, alat berat milik Pemkab Mamasa sudah tidak memadai.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer