
MAMASA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulbar, Fredy Boy menyorot progres program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Mamasa yang dinilai lambat.
Dari pantauan Fredy Boy, baru ada empat titik dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut.
“Padahal ini program prioritas Presiden. Kepala BGN juga sudah instruksikan agar mempercepat program MBG di daerah-daerah, tapi saya bingung kenapa di Mamasa ini lambat sekali,” ujar legislator asal Mamasa itu, belum lama ini.
Menurut Fredy, pengurusan dapur MBG di Mamasa terkesan dipersulit sehingga baru sedikit yang bisa beroperasi. Dia mencontohkan masalah dapur di Mambi yang tak kunjung mendapat surat keputusan dari BGN.
“Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada koordinasi yang baik antara korwil dan kepala regional BGN di Sulbar ini,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Regional BGN Sulbar, Firazh Ahmadilla Ma’ga, mengatakan, dapur di Mambi masih menunggu surat keputusan penempatan kepala SPPG dari BGN Pusat.
“Jadi memang agak lama prosesnya karena ini dari pusat,” ujar Firazh.
