Uang Nasabah Raib, Almalik Minta Bank BPD Tanggung Jawab

Harly

MAMUJU – Anggota DPD RI, H. Almalik Pababari meminta Bank BPD Sulselbar bertanggung jawab atas uang nasabah yang hilang.

Senator asal Sulbar itu merupakan salah satu korban raibnya uang nasabah Bank BPD.

“Bank BPD tidak bisa lepas, harus tanggung jawab. Ini ada aturannya, ada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada BI,” kata Almalik kepada awak media di Mamuju, Jumat, 11 November 2022.

Menurut dia, pihak BPD harus memastikan uang tersebut bisa dikembalikan agar para nasabah bisa tenang.

Almalik sendiri belum bisa memastikan berapa jumlah dananya yang raib di Bank BPD.

Namun, ia mengaku sudah menjadi nasabah sejak tahun 2000.

“Gaji pensiunan pegawai negeri saya sejak tahun 2000 itu berkisar Rp 3 juta. Belum lagi gaji pensiunan bupati sejak 2006, itu sekitar Rp 1,2 juta,” bebernya.

Almalik sempat melakukan penarikan sejumlah uang pada minggu lalu.

Setelah itu, ia kemudian mengecek rekening dan tiba-tiba dananya habis.

“Baru seminggu lalu saya ambil (tarik uang), kemudian saya cek, saya minta rekeningku, habis,” jelasnya.

Dari pertemuan Almalik dengan BPD, pihak bank mengaku akan memverifikasi jumlah uang tiap nasabah terlebih dahulu.

Hingga saat ini, sudah ada sekira 30 nasabah yang mengklaim jadi korban kehilangan uang di rekening Bank BPD Sulselbar.

Kasus ini pun sudah masuk ranah aparat hukum.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer