Rumah Nelayan Diduga Dijual, Perkim Mamuju Langsung Rapat

Harly

MAMUJU – Bantuan rumah khusus bagi nelayan di Pulau Karampuang Mamuju diduga diperjualbelikan oleh oknum tertentu.

Hal ini membuat Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mamuju menggelar rapat dengan pihak terkait untuk memperjelas masalah tersebut.

Rumah khusus nelayan di Pulau Karampuang dibangun oleh Kementerian PUPR pada 2018 lalu.

Menurut Kadis Perkim Mamuju, Muh. Jufri Badau, ada 50 unit rumah yang dibangun di sana.

“Kami hanya membebaskan lahan, rumahnya dari PUPR,” ungkap Jufri, Jumat, 11 Agustus 2023.

Pihaknya mendapat laporan dari warga bahwa beberapa unit rumah nelayan di Karampuang diduga diperjualbelikan.

Rumah itu dihargai Rp 6 juta per unit.

Bahkan, menurut informasi, ada oknum ASN di Mamuju yang juga membeli rumah tersebut.

Dinas Perkim pun langsung menggelar rapat dengan pihak pemerintah desa dan pemilik lahan sebelumnya.

Kadis Jufri menemukan fakta bahwa saat PUPR memulai pembangunan tersebut, ada perjanjian dengan pemilik lahan soal jatah rumah.

“Namun perjanjiannya hanya bentuk lisan, tidak ada secara tertulis,” jelas Jufri.

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar tidak ada transaksi jual beli, baik rumah nelayan maupun lahan di area tersebut.

“Apalagi lahannya sudah dibebaskan oleh pemda, jadi sudah aset Pemda Mamuju,” tegas Jufri Badau.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer