MAMUJU – Penjabat Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh menerima audensi dari warga Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Senin, 21 Agustus 2023.
Zudan didampingi Asisten 1, Herdin Ismail dan Sekretaris Disdikbud.
Dalam audensi itu, Presidium Dewan Musyawarah Wilayah Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (DMW MLKI) Provinsi Sulbar, Cakdimuliadi mengatakan, pertemuan dengan gubernur selain sebagai silaturahmi, juga bertujuan menegaskan eksistensi warga penghayat kepercayaan di daerah ini.
Baca juga:
Kejari Gelar Rapat Pengawasan Aliran Kepercayaan di Mamasa
Pihaknya berharap Pemprov Sulbar menjamin dan memberikan pengakuan melalui regulasi, melibatkan mereka dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama lewat FKUB, serta memprogramkan pembinaan terhadap penghayat kepercayaan di masa depan.
“Artinya ada kesamaan dalam hak asasi manusia terhadap aliran kepercayaan,” ungkap Cakdimuliadi.
Sementara itu, Pj Gubernur Zudan Arif mendorong warga penghayat kepercayaan terus bersama pemerintah provinsi dalam membangun Sulbar.
“Kita dorong agar maju bersama, sejahtera, pendidikannya tinggi dan juga mendapat hak sebagaimana yang lain,” urai Zudan.
Baca juga:
Pemprov Sulbar pun berkomitmen untuk memenuhi jumlah tenaga guru bagi penghayat kepercayaan, dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Zudan Arif juga berpesan kepada penghayat kepercayaan untuk mendukung program pemerintah, utamanya pengentasan stunting.
“Ajak anak-anaknya untuk giat bekerja, hindari menikah muda untuk mencegah stunting,” jelasnya.
Untuk diketahui, lembaga tersebut terbentuk di Sulbar sejak 2015.
DMW MLKI saat ini membina satu organisasi kepercayaan di Provinsi Sulbar yaitu Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ada’ Mappurondo.
Organisasi tersebut diketuai oleh Dettu.
Hingga tahun 2022 jumlah warga penghayat kepercayaan di Sulbar mencapai sekira 5.353 jiwa.
