Prof Gufran Klaim Pendidikan Sulbar Alami Kemajuan

Harly

MAMUJU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulawesi Barat (Sulbar), Prof Gufran Darma Dirawan menyebut kualitas pendidikan di provinsi ke-33 ini mengalami kemajuan.

Ia membeberkan indikator kemajuan pendidikan di Sulbar sejak 2019.

“Tahun 2019 hingga 2022 kita masih berada di ranking 34 dari 34 daerah. Sekarang kita sudah masuk 10 besar nasional, SMA ranking 2, SMK ranking 6, dan SLB ada di ranking 10,” ungkap Gufran, belum lama ini.

Bahkan, Provinsi Sulbar menempati peringkat 7 secara nasional jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Tahun 2022 ini, kata Gufran, siswa asal Sulbar yang lulus jalur SNMPTN sebanyak 1.297 orang.

Angka itu mengalami peningkatan signifikan dibanding pada 2019 sebanyak 612 siswa, tahun 2020 sebanyak 860, dan 2021 berjumlah 1.088 siswa.

Sementara untuk rapor pendidikan, Sulbar berada di atas rata-rata nasional dengan angka 1,6.

“Dari skala 1 sampai 3 kita di angka 1,69 tingkat literasi dan 1,7 tingkat numerasi,” sebutnya.

Dia pun mengatakan tinggal satu sekolah di Sulbar yang belum terakreditasi.

Peningkatan juga terjadi di bidang kebudayaan. Gufran mengatakan saat ini Sulbar punya 8 cagar budaya.

“Cagar budaya itu sebelumnya kita punya cuma 3, sekarang sudah 8,” terangnya.

Dirinya pun heran jika dianggap tidak mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Sulbar.

Baca juga:

Selain Tenaganya Dibutuhkan, Ini Alasan Lain UNM Tarik Prof Gufran dari Disdikbud Sulbar

Mengenai permintaan UNM yang meminta kembali jasanya sebagai tenaga pengajar, Prof Gufran menyerahkan sepenuhnya ke Penjabat Gubernur Sulbar.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer