MAMUJU – Penjabat (Pj) Bupati Mamasa mengelar rapat via Zoom dengan semua pimpinan OPD dan Camat membahas penerapan Aplikasi Sistim Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Kabupaten Mamasa, Senin (9/10/2023).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa telah melaunching aplikasi SRIKANDI pada tanggal 5 Oktober 2023 di ruang pola Kantor Bupati Mamasa pertanda bahwa Pemkab Mamasa telah siap menggunakan aplikasi berbasis elektronik itu.
Yakub F Solon meminta semua pimpinan OPD, Camat sampai pemerintah tingkat desa/kelurahan untuk menggunakan aplikasi SRIKANDI.
Dikatakan, dengan penggunaan aplikasi SRIKANDI para pimpinan OPD bisa menjalankan tugas dimana saja dan pelayanan masyarakat tida terputus.
“Saya minta silahkan bertugas kemana saja, mau ke desa, kecamatan atau tugas luar daerah tetapi gunakan aplikasi SRIKANDI sehinga pelayanan kepada masyarakat tidak terputus,”
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Andi Armini Mustapha. SE.M.A.P menyampaikan beberapa kendala penerapan aplikasi SRIKANDI.
Dikatakan, beberapa kepala OPD belum membuat tantangan elektronik dan beberapa OPD belum memiliki admin.
Untuk itu, Pihaknya akan memberikan pelatihan bagi semua admin OPd dan kecamatan sehingga sehingga kedepan tidak alasan tidak bisa menggunakan aplikasi SRIKANDI.
“Kita akan berkali ilmu bagi semua admin melalui Bimtek agar semua OPD sampai kecamatan dan desa bisa menggunakan Aplikasi SRIKANDI,” ungkapnya.
Lanjut dikatakan, setelah semua diberikan pelatihan maka tidak akan ada lagi bentuk persuratan manual dan semua sudah dalam bentuk alikasi.
“Sesuai arahan pak Pj Bupati maka sesudah semua admin dibimtek maka segala bentuk persuratan sudah menggunakan aplikasi SRIKANDI,”tutur Andi Armini.
Pada kesempatan yang sama, Kadis Kominfo Kabupaten Mamasa, Lukman mengatakan, untuk mendukung penerapan aplikasi SRIKANDI maka pihaknya telah menganggarakan pembangunan interner server yang menghubungkan semua OPD dan kecamatan.
“Kita sudah mengarkan pengadaan internet server sehinga semua data kita aman dan semakin memudahkan kita menerapkan sistim pengarsipan berbasi ITE,” tutup Lukman mengakhiri pembicaraannya.
