Mamuju, berandarakyat.com – Salah seorang warga asal Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju dikabarkan mengalami lumpuh kaki usai ikuti program vaksinasi Covid-19 massal. Hal tersebut membuat Aco Riswan, Ketua Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kalumpang Raya (Hipmakar) menyoroti kasus ini.
“Kami mendengar kabar terkait adanya kasus korban Vaksinasi (Covid-19) yang mengalami kelumpuhan kaki di Desa Karama (Kec. Kalumpang). Tentunya kami sebagai mahasiswa secara kelembagaan sangat menyayangkan ketika kebijakan Pemerintah yang seolah memaksa masyarakat untuk melakukan vaksinasi malah menimbulkan korban,” ujar Ketua Hipmakar tersebut.
Menurut Aco, program vaksinasi yang dilakukan Pemerintah harusnya menyasar semua pejabat daerah sebagai teladan masyarakat, bukan mendahulukan masyarakat.
“Kami heran, pejabat saja secara keseluruhan belum sepenuhnya di vaksin, mengapa bisa (vaksinasi) sampai ke pelosok daerah. Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, Aco berharap Pemerintah bisa mempertanggungjawabkan permasalahan lumpuhnya salah seorang warga pasca menjalani vaksinasi.
“Mengenai korban tersebut, kami meminta Pemerintah harus bertanggung jawab,” tutupnya.
Korban lumpuh kaki yang diketahui bernama Jemkatrin tersebut saat ini sedang mendapatkan perawatan lebih lanjut dari Dinas Kesehatan Mamuju guna mencari tau penyebab lumpuhnya.

