

Ternate (ANTARA) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate, memprediksi sebagian besar wilayah Maluku Utara (Malut) pada 14 Desember 2021 masih dilanda hujan dengan intensitas lebat.
“Kami telah menyampaikan imbauan ke seluruh instansi terkait, untuk mengantisipasi terjadinya banjir terutama di wilayah bantaran kali,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Satria Kridha Nugraha di Ternate, Selasa.
Dia menyatakan, peringatan dini cuaca Malut berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
BMKG pada Selasa (14/12) untuk siang/sore hari telah mengeluarkan imbauan terutama di kawasan Kabupaten Halmahera Tengah, Patani Utara, Patani Timur, Kabupaten Halmahera Timur Maba, Maba Selatan, Maba Tengah, Kota Maba dan sekitarnya sehingga meluas ke wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Jailolo, Ibu, Sahu, Jailolo Selatan, Ibu Selatan, Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Tengah:* Pulau Gebe, Weda Utara, Weda Tengah, Patani Barat, Weda Timur.
Kabupaten Halmahera Utara Loloda Utara, Galela Utara, Loloda Kepulauan, Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Selatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Timur Wasile, Wasile Selatan, Wasile Tengah, Wasile Utara, Wasile Timur, Maba Utara, Kabupaten Pulau Morotai Morotai Selatan Barat, Kota Tidore Kepulauan Oba Utara dan sekitarnya.
Sedangkan, umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Morotai, Ternate, Tidore, Sofifi dan sekitarnya serta umumnya berawan dengan potensi hujan sedang-lebat di wilayah Patani, Morotai, Jailolo, Tobelo, Galela, Ibu, Ternate, Kao dan sekitarnya
Pihaknya juga mengeluarkan peringatan dini cuaca waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Patani, Morotai, Jailolo, Tobelo, Galela, Ibu, Ternate, Kao Pada siang – malam hari
Bahkan, peringatan dini gelombang waspada berpotensi terjadi gelombang tinggi signifikan mencapai > 2.0 meter di wilayah Perairan Morotai, Laut Halmahera, Perairan Loloda, Perairan Halmahera Barat Bagian Utara, Perairan Ternate-Batangdua-Bitung, Perairan Timur Halmahera, Perairan Gebe dengan gelombang tinggi hingga 3 meter.
Sementara itu, kondisi cuaca Kota Ternate dan berbagai daerah lainnya untuk hari ini (Selasa) umumnya berawan dan sebagian wilayah telah dilanda hujan dengan intensitas sedang.
Sebelumnya, Wali Kota Ternate, Muhammad Tauhid Soleman menyatakan, dalam penanggulangan fenomena alam ini, adalah mengamankan keselamatan warga yang berada di pesisir pantai, karena saat ini cuaca buruk masih terjadi di Kota Ternate hingga berapa hari ke depan dan intensif berkoordinasi dengan BMKG setempat terkait perkembangan cuaca.
Pemkot Ternate sedang melakukan penanganan korban dampak gelombang pasang dengan menyediakan tempat untuk pengungsian bagi masyarakat yang mengalami musibah tersebut, karena telah menetapkan status siaga bencana akibat cuaca ekstrem dan gelombang pasang sejak 6 sampai 19 Desember 2021.
Jumlah pengungsi bertambah dari 701 orang menjadi 708 orang, di mana masih di pos pengungsian, karena mereka merasa khawatir dan trauma ketika terjadi gelombang air pasang menghantam rumah dan masuk permukiman mereka sejak 4 Desemeber 2021.
