Sulbar Darurat Stunting, Kader HMI Minta Pj Gubernur Evaluasi Kadinkes

Harly

MAMUJU – Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin dijadwalkan akan berkunjung ke Sulawesi Barat, pada Februari atau Maret 2023 mendatang.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Akmal Malik mengatakan, kunjungan orang nomor dua RI tersebut dalam rangka meninjau penanganan stunting di Provinsi Sulawesi Barat.

Stunting adalah masalah tumbuh kembang anak yang ditandai dengan tinggi badan anak yang rendah, sementara berat badannya mungkin normal sesuai dengan usianya. Masalah stunting atau anak yang kerdil tentu akan berdampak buruk bagi kehidupan anak, termasuk gangguan sistem kekebalan tubuh, gagal tumbuh, masalah fungsi otak dan perkembangan organ, rentan infeksi, gangguan fisik dan mental, serta mengancam produktivitas dan fungsi hidup di masa depan.

Kader HMI Mamuju Komisariat Ibnu Sina Stikes Andini, Afiah, mengatakan hal ini menjadi sesuatu yang miris. Sebab, di saat daerah lain sibuk memperbaiki ssstem manajemen pemerintahaan, Provinsi Sulbar justru mengalami kemunduran.

“Apalagi salah satu aspek yang paling penting yaitu kesehatan,” katanya.

Afiah menilai ini sangat memalukaan dan sangat disayangkan. Ini membuktikan bahwa pengeleloaan bidang kesehataan di sulbar tidak professional dan tidak memiliki kompetensi sama sekali.

“Sangat memalukaan, pengelolaan kesehatan di sulbar di tangani oleh mereka tidak berkompeten, tidak professional, dan abal abal.”

Angka prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mencapai 33,8 persen atau sebanyak 479.699 anak, tertinggi kedua di Indonesia. Ini dinilai cukup untuk pj Gubernur meresahfel kepala dinas kesehataan provinsi Sulawesi barat.

“Ini harus menjadi atensi seluruh stekholder di Sulawesi barat ini untuk kelanjutaan masa depan anak anak di bumi malaqbi yang cerah,saya berharap kadis kesehataan untuk rendah diri dan tahu malu agar meninggalkaan jabatannya dan khusus pada pak Pj gubernur untuk tidak segan mencopot kadis kesehataan .”

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer