MAMUJU – Politisi PDIP, Ince Rudi menyorot kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terkait tingginya kasus stunting di provinsi ke-33 ini.
Menurut Ince Rudi, pengentasan stunting di Sulbar oleh dua lembaga tersebut tidak berbanding lurus dengan besarnya anggaran yang dikucurkan.
“BKKBN dan dinkes merupakan dua lembaga yang bertanggung jawab, leading sector-nya di situ. Lantas apa yang mereka lakukan selama ini, tidak ada,” ungkap Ince, Jumat, 11 November 2022.
Ia menyarankan agar pimpinan Dinkes Sulbar dan BKKBN sebaiknya mundur, jika tak mampu menangani persoalan stunting.
Ince pun bakal menyampaikan masalah tersebut ke Pj Gubernur, Akmal Malik.

Bahkan, dirinya juga akan berkoordinasi dengan BKKBN pusat untuk mengevaluasi kinerja kepala BKKBN Wilayah Sulbar.
Berdasarkan laporan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, Provinsi Sulbar menempati posisi kedua wilayah dengan kasus stunting tertinggi, yakni 33,8 persen.
Sulbar hanya kalah dari NTT yang mencapai 37,8 persen.
