MATENG – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras menyatakan meski penerapan efisiensi anggaran, pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah pembinaan dan pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) daerah tetap berjalan.
Sebab kata Arsal , setiap tahun pola pelatihan Paskibraka dari pemerintah daerah selalu berbeda-beda serta menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya lebih panjang dan lebih lama pelatihannya. Karena ada efisiensi, tentu kita menyesuaikan,” ujar Arsal. Senin (3/8/2026).
Lebih lanjut Arsal mencontohkan pada tahun sebelumnya, waktu pelatihannya lebih panjang. Sementara untuk latihan Paskibra tahun ini hanya digembleng selama sekitar 12 hari, untuk fasilitas penginapan yang disediakan pun berada dalam kategori standar, menyesuaikan dengan anggaran.
“Waktunya hanya sekitar 10 hari lebih, penginapan pun kategori standar. Meski demikian, kita berharap kita bisa memperlihatkan penampilan terbaik,” tegasnya.
Meskipun anggaran terbatas, Arsal menyebut Kabupaten Mamuju Tengah tetap memenuhi formasi penuh Paskibraka dengan formasi lengkap, yaitu pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45.
“Keputusan ini sempat dipertimbangkan secara matang di tengah keterbatasan anggaran” terangnya
Dengan formasi lengkap ini, ia berharap para peserta yang telah digembleng dapat menampilkan performa terbaiknya pada upacara pengibaran bendera mendatang, meskipun waktu latihan tersedia lebih singkat dari tahun-tahun sebelumnya. (*)

