MAMUJU – Peringatan Hari Antinarkoba Internasional (HANI) tanggal 26 Juni 2022, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju meminta Kapolri untuk melakukan evaluasi terhadap Polda Sulawesi Barat.
Ketua GMNI Mamuju, Nuralam Syah mengatakan, HANI harus menjadi refleksi sejauh mana Polri menjalankan tugas dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba, khususnya di Sulbar.
Ia pun menyoroti kinerja Polda Sulbar dalam hal pemberantasan narkoba.
Menurut Nuralam, angka peredaran narkoba di provinsi ke-33 ini masih tinggi. Bahkan, pihaknya menduga ada beberapa kasus yang ditangani Polda Sulbar belum tuntas.
Nuralam menyinggung salah satu kasus penangkapan kasus narkoba di Mamuju pada tahun 2021 lalu.
Kasus tersebut, kata Nuralam, tidak pernah diekspos sama sekali oleh kepolisian.
“Untuk itu kami meminta Kapolri melakukan evaluasi terhadap Polda Sulbar, kami juga menduga ada beberapa kasus narkoba yang ditangani Polda tidak tuntas,” jelas Nuralam Syah.

