Penghuni Lapas dan Rutan di Sulbar Didominasi Kasus Narkotika

Rio Candra

Ilustrasi

MAMUJU – Tahanan atau narapidana lapas dan rutan di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ternyata didominasi kasus narkotika.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulbar, Robianto mengatakan, kasus narkotika mencapai 60 persen dari jumlah napi dan tahanan sebanyak 1.288 orang.

“Dari Lapas Polewali sampai Pasangkayu, kasus narkoba yang terbanyak, 60 persen,” kata Robianto di ruang kerjanya, Senin, 18 Oktober 2021.

Kasus tertinggi selanjutnya yakni asusila.

Menurut Robianto, kasus tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Saya juga heran, kasus asusila ini kok tinggi sekali,” katanya.

Sementara napi dan tahanan di Sulbar yang terjerat kasus korupsi terbilang kecil. Robianto mengatakan jumlahnya hanya sekitar satu persen.

Berikut jumlah napi dan tahanan lapas dan rutan berdasarkan data Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulbar per 18 Oktober 2021:

1. Lapas Polewali
Napi = 386
Tahanan= 130

2. Lapas Mamasa
Napi = 64
Tahanan= 18

3. Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Mamuju
Napi = 48
Tahanan= 5

4. Lembaga Pembinaan Khusus Anak Mamuju
Napi = 9
Tahanan= –

5. Rutan Mamuju
Napi = 161
Tahanan= 84

6. Rutan Majene
Napi = 106
Tahanan= 35

7. Rutan Pasangkayu
Napi = 181
Tahanan= 60

HARLY

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer