PDAM Mamuju Akui Rugi Rp 50 Juta akibat Gempa dan Banjir

Harly

MAMUJU – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra Mamuju mengalami kerugian sekira Rp 50 juta akibat gempa bumi dan banjir, beberapa waktu lalu.

“Kalau dihitung-hitung, kerugian sekitar Rp 50 juta,” kata Direktur PDAM Tirta Manakarra, M. Nur, Kamis, 16 Juni 2022.

M. Nur mengatakan alat PDAM yang rusak saat bencana, di antaranya jaringan pipa transmisi dan pompa.

“Terutama jaringan perpipaan yang tertimpa longsor, pompa juga terendam air sungai yang meluap,” jelasnya.

Ia mengaku sudah melakukan perbaikan. Namun begitu, M. Nur belum bisa menjamin layanan PDAM sudah bisa maksimal sepenuhnya.

Adapun wilayah terdampak aliran air PDAM, sambung M. Nur, yakni pertengahan kota, bagian selatan kota, dan bagian utara kota Mamuju.

PDAM Tirta Manakarra juga menyediakan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah yang dianggap darurat.

“Kalau ada warga butuh bisa hubungi kami ke sini,” ujar M. Nur.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer