Meriahnya HUT ke-10 PPGPIT

Harly

MAMASA – Persekutuan Pemuda Gereja Protestan Indonesia Timur (PPGPIT) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-10, pada 1 Juli 2022 lalu. Kegiatan yang berlangsung di gedung gereja jemaat Mentari Lakahang, Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa itu berlangsung cukup meriah.

HUT PPGPIT tahun ini mengusung tema “Yang Muda yang berkarya” dan sub tema “Perayaaan HUT PPGPIT memotivasi generasi muda GPIT semakin dewasa dalam iman dan penuh karya di setiap bidang kehidupan”.

Ketua panitia perayaan HUT PPGPIT, Christian,s.pd, mengatakan
kegiatan tersebut diwarnai pertunjukan kreativitas pemuda GPIT, lewat kegiatan pameran hasil kerajinan tangan dan hasil bumi, serta lomba paduan suara dan drama secara virtual.

Dia berharap, perayaan HUT PPGPIT bisa menghasilkan sebuah konsep kemandirian dana, baik di tingkat sinode maupun jemaat.

“Kita ingin kegiatan ini bisa menjadi konsep awal dalam hal kemandirian dana,” ungkap Christian.

Puncak ibadah perayaan HUT tersebut dihadiri Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Sulselbar, Pdt. Yohanes Metris, dan Wakil Sekretaris, Pdt. Martinus Palebangi.

Ketua Sinode GPIT, Pdt. Mepi (jas hitam), ketua panitia HUT PPGPIT, Christian (baju merah) bersama pengurus PGI Wilayah Sulselbar

Dalam sambutannya, Martinus Palebangi mengingatkan pemuda GPIT agar terus berkarya dan berinovasi untuk pengembangan gereja, sekaligus menjadi teladan di tengah bangsa dan negara.

Sementara Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GPIT, Pdt. Mepi Boset, mengungkapkan kebanggaan terhadap PPGPIT atas usia yang menginjak 10 tahun.

Ia berpesan kepada seluruh kader PPGPIT agar semakin giat berkarya dan berinovasi dalam pelayanan.

“Semakin giat lagi dalam berkarya dan berinovasi dalam pelayanan,” kata Mepi.

Pdt. Mepi pun menyampaikan terima kasih kepada pengurus PGI Wilayah Sulselbar yang sempat hadir pada perayaan HUT tersebut.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer