MAMUJU – Kegiatan pengerukan tanah di sepanjang jalan Trans Sulawesi di Desa Takandeang, Mamuju, disorot pengguna jalan. Pasalnya, material tanah menutupi badan jalan sehingga membuat arus lalulintas terhambat.
Parahnya, pelaksana pekerjaan terkesan acuh tak acuh dengan kondisi tersebut.
Disadur dari BKM, salah satu pengguna jalan, Mahmud, meminta pelaksana pekerjaan untuk membersihkan badan jalan guna menghindari terjadinya kecelakaan.

“Apalagi di lokasi juga kan ada mobil tangki yang disiapkan oleh pelaksana, tetapi mobil tangki yang seharusnya diperuntukkan untuk membersihkan material tanah yang jatuh ke badan jalan, cuman diparkir saja,” ungkapnya.
Mobil tangki tersebut, lanjut Mahmud, baru digunakan pada sore hari atau saat pekerjaan akan selesai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN).
HAR/ZUL
