MAMUJU – Ketua HMI MPO Cabang Mamuju, Ahyar Pratama mengaku kaget mendapati RS Regional Sulbar dalam kondisi gelap gulita.
Hal itu terjadi saat dirinya mengunjungi salah satu kerabatnya yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut, Sabtu, 12 Februari 2022.
“Saya rencana ingin membesuk keluarga, saya kaget melihat kondisi RS Regional bak rumah hantu, gelap gulita,” cerita Ahyar kepada Berandarakyat.com.
Ahyar mendapat informasi bahwa keadaan itu sudah berlangsung hampir dua jam.
Secara kelembagaan, dia akan mengutus Kabid Advokasi HMI Cabang Mamuju untuk menindaklanjuti kelalaian yang dilakukan oleh pihak RS Regional tersebut.
Ahyar menilai insiden mati lampu di rumah sakit bisa berakibat fatal pada pasien.
“Sebab ini sangat membahayakan pasien, apa lagi yang sedang membutuhkan suplai oksigen dan yang berkaitan dengan listrik. Ini bukan hal sepele. Sangat teledor, perlu dievaluasi,” tegasnya.
Direktur RS Regional Sulbar, dr. Ihwan saat dikonfirmasi, mengakui ada masalah listrik di rumah sakit tersebut.
“Ini kita pusing ini, genset lagi bermasalah, kita sudah perintahkan dari dua minggu lalu untuk panggil teknisinya, tapi belum datang,” ungkap Ihwan.
Saat ini pihaknya bersama teknisi dari PLN sementara melakukan perbaikan genset di RS Regional.
