Kapolda Sulbar Buka-bukaan soal Penyidikan Kasus Aralle

Harly

MAMUJU – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulbar, Irjen Verdianto Iskandar Bitticaca membeberkan perkembangan kasus pembunuhan di Aralle, Kabupaten Mamasa.

Hingga saat ini, penyidik belum bisa mengungkap siapa pelakunya.

Menurut Verdianto, pihaknya sudah berupaya agar kasus tersebut segera terungkap. Bahkan, Kapolda Sulbar sampai dua kali membentuk tim khusus.

“Saya sudah dua kali membentuk Timsus, pertama, Timsus yang diisi personel krimum. Setelah itu, kita bentuk lagi Timsus kedua, ini diisi personel dari intel, brimob, pokoknya gabungan dari semua penyidik-penyidik terbaik,” jelas Verdianto di hadapan awak media, Jumat, 7 Oktober 2022.

Bukan hanya itu, Polda Sulbar juga sudah melibatkan ahli IT dari Polda Sulsel dan Mabes Polri.

Irjen Verdianto menilai pembunuhan terhadap pasangan suami istri itu merupakan perbuatan kejahatan yang hampir sempurna.

Pasalnya, bukti-bukti yang didapatkan masih sangat minim. Penyidik pun harus berhati-hati menyikapi kasus tersebut.

“Kita harus hati-hati, lebih baik melepaskan orang salah daripada menangkap orang tidak bersalah,” tegas Kapolda Sulbar.

Sementara itu, Irwasda Polda Sulbar, Kombes Pol. Bambang Sutoyo, menyebut, pihak kepolisian sudah beberapa kali melakukan olah TKP.

Hanya saja, kabut misteri tersebut masih terkendala pengakuan saksi, terutama keterangan dari anak korban.

“Sepertinya keterangan anaknya masih ada yang ditutupi,” kata Bambang.

Polisi membeberkan jumlah saksi yang diperiksa dalam kasus pembunuhan ini sudah mencapai sekira 50 orang.

Polda Sulbar meminta masyarakat bersabar dan mempercayakan kasus sepenuhnya kepada penyidik.

Terkhusus, masyarakat diimbau agar hati-hati membangun opini terkait peristiwa di Aralle.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer