MAMUJU – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Mamuju, Jalaluddin Duka, memastikan penunjukan Kepala SDN 02 Karema sudah melalui kajian profesional.
Jalaluddin mengungkapkan pihaknya telah mempertimbangkan segala aspek, termasuk kompetensi kepala sekolah tersebut.
“Kepala sekolah tersebut sudah diuji coba kepemimpinannya 10 bulan sebagai pelaksana tugas kepala sekolah. Dan kami menilai layak dan cakap,” jelasnya, Jumat, 18 Februari 2022.
Terkait aksi protes yang dilakukan masyarakat, Jalaluddin menilai hal itu wajar. Dirinya pun sudah menjelaskan seluruh aspek kompetensi keguruan.
“Alhamdulillah kami sudah menjelaskan secara teknis mengenai kompetensi keguruan. dan adik-adik sudah mulai paham.
saya memyambut demo itu sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap pendidikan,” terang Jalaluddin Duka.
Sebelumnya, aksi menolak Kepala SDN 02 Karema, Habo, dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa.
Mereka meminta Disdikpora Mamuju mengembalikan kepala sekolah sebelumnya, Hartati.
Namun, penolakan itu justru berbanding terbalik dengan penilaian para guru di SDN 02 Karema.
Mereka mendatangi Kadisdikpora Jalaluddin Duka dan meminta agar Habo dipertahankan.
Para guru menilai banyak perubahan positif yang dilakukan Habo selama menjabat sebagai pelaksana tugas kepala sekolah di SDN 02 Karema.
Bahkan, salah satu guru, Rudi, mengaku tidak mengetahui kelompok masyarakat mana yang melakukan aksi penolakan Habo sebagai kepala sekolah.
“Saya juga heran, ini masyarakat yang mana? Saya ini kan tinggal di dekat sekolah,” aku Rudi.
