MAMUJU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Sulbar, Mithhar turut menanggapi isu aksi mogok mengajar yang dilakukan guru di Mamasa.
Sebelumnya, beredar kabar para guru bakal mogok mengajar akibat Pemda Mamasa belum membayarkan gaji sertifikasi, tambahan penghasilan, dan honor tenaga kontrak.
Kadisdikbud Mithhar berharap para guru mempertimbangkan kembali niat mogok tersebut.
Menurut dia, siswa bakal menjadi korban jika gurunya nekat mogok.
“Pemerintah saat ini sedang mencari jalan, gubernur juga selalu berpikir bagaimana agar permasalahan di Mamasa itu segera selesai. Apalagi, anak-anak kita yang rugi kalau kita mogok,” kata Mithhar, Selasa, 16 Januari 2024.
Mithhar pun mengimbau para kepala sekolah tingkat SMA/sederajat untuk berkomunikasi dengan rekan guru tingkat SMP dan SD agar aksi mogok mengajar tidak dilakukan.
“Sampaikan sama mereka untuk bersabar dulu, Pemerintah Mamasa kan sudah janji akan membayar dalam waktu dekat ini,” jelas Kadisdikbud Sulbar.

