MAMUJU – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) meresmikan Posyandu Dahlia, Selasa, 15 November 2022.
Posyandu tersebut berlokasi di kompleks Kejati Sulbar.
Ketua IAD Sulbar, Feni M. Naim mengatakan, tujuan Posyandu Dahlia dibentuk ialah membantu masyarakat dalam sisi kesehatan, mengurangi angka kematian bayi dan balita, serta misi pengentasan stunting.
Adapun tenaga kesehatan posyandu, kata Feni, diisi oleh petugas dari dinas kesehatan.
“Kita akan dibantu oleh petugas kesehatan dinkes, dari puskesmas, dokternya juga ada yang dari klinik, ada dari puskesmas,” jelasnya.
Posyandu Dahlia menarget sekira 175 bayi dan balita. Fasilitas itu akan beroperasi tanggal 23 setiap bulan.
Posyandu ini dilengkapi dengan ruang pemeriksaan ibu hamil.
Sementara itu, Kajati Sulbar sekaligus pembina IAD, Muh. Naim, menjelaskan, salah satu target berdirinya posyandu adalah menekan angka stunting.
Apalagi, lanjut Kajati, berdasarkan data Provinsi Sulbar masuk dalam salah satu daerah dengan kasus stunting tertinggi.
Dirinya pun berharap keberadaan posyandu tersebut bisa menjamin tumbuh kembang anak secara sehat.
Ia menekankan bahwa Posyandu Dahlia bukan hanya untuk warga Adhyaksa, melainkan juga bagi masyarakat umum.
Terakhir, Naim mengajak pengurus IAD dan kader posyandu untuk bisa mengagendakan program ke depannya.
“Bisa memprogramkan kegiatan posyandu,” jelas Muhammad Naim.
