MAMUJU – Hoaks atau informasi yang tidak benar dianggap sebagai salah satu faktor penyebab rendahnya capaian vaksinasi di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.
Hingga saat ini, progresnya masih berada di angka 28 persen.
“Progres vaksinasi kita masih sangat rendah, baru 28 persen,” ungkap Bupati Mamuju, Siti Sutinah Suhardi saat menghadiri launching vaksinasi massal untuk pelajar di SMPN 2 Mamuju, Selasa, 12 Oktober 2021.
Baca juga: BIN Sulbar Gelar Vaksinasi Massal Pelajar di Mamuju
Menurut Sutinah, berita hoaks punya dampak besar pada rendahnya capaian tersebut.
Ia pun membandingkan progres vaksinasi di wilayah pelosok dan wilayah perkotaan.
“Dari laporan di wilayah pelosok yang kurang akses informasi, seperti Bonehau dan Kalumpang, itu capaiannya tinggi. Malah, di kota Mamuju justru rendah,” ungkapnya.
Baca juga: Cegah Hoaks Vaksin Covid-19, Koramil Kalukku Gencar “Door to Door”
Sutinah berharap Pers bisa menjadi pembeda dalam menyalurkan informasi soal pentingnya vaksinasi Covid-19.
HARLY

