Gaduh Rencana Desa asal Mamasa Gelar Bimtek di Jakarta

Harly

MAMASA – Sebanyak 168 desa di Kabupaten Mamasa akan mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa (Sipades) di Jakarta.

Bimtek ini dilaksanakan sebagai optimalisasi penerapan aplikasi Sipades. Ini merupakan aplikasi perencanaan administrasi aset desa berbasis sistem informasi mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, penatausahaan sampai dengan penyajian laporan.

Tetapi anggaran pelaksanaan Bimtek Sipades ini dibebankan kepada para kepala desa menggunakan anggaran dana desa. Berdasarkan Informasi yang dihimpun setiap desa mengikutkan dua orang aparatnya.

Menurut Ketua GMNI Mamasa, Rihardes L Memanna, peserta dibebankan sebesar Rp 9.900.000. Dengan rincian sebanyak Rp 5.500.000 diberikan ke penyelenggara Bimtek. Kemudian biaya tiket pesawat PP Makassar-Jakarta sebesar Rp 3.900.000, biaya hotel sebanyak Rp 400.000 dan biaya bus sebesar Rp 100.000.

Sementara tiap desa maksimal yang berangkat mengikuti Bimtek dua orang. Sehingga setiap desa harus mengeluarkan anggaran dari dana desa sebesar Rp 19.800.000. Sementara desa di Kabupaten Mamasa berjumlah 168 desa. Sehingga total anggaran yang dikeluarkan dari dana desa jika semua desa ikut Bimtek mencapai Rp 3.326.400.000.

Ia menilai bahwa PMD tidak efektif dalam mengambil kebijakan, dengan mengadakan bimtek di luar daerah yang menelan anggaran yang sangat besar dan meminta untuk segera menyelesaikan gaji aparat desa juga belum di bayarkan.

“Kami menilai bahwa PMD tidak efektif dalam mengambil kebijakan, dengan mengadakan Bimtek di Jakarta yang menelan anggaran yang sangat besar dan menurut kami ini hanya pemborosan anggaran. Melihat kondisi ekonomi masyarakat hari ini pihak PMD masih mau mengeluarkan dana yang begitu besar untuk melakukan Bimtek diluar daerah yang tidak ada manfaatnya untuk Masyarakat, kenapa tidak dilaksanakan di Mamasa saja atau di Sulbar kemudian mengundang pemateri ? saya kira tidak akan menghabiskan biaya sampai Rp.3,3 M. seharusnya yang paling penting dilakukan sekarang adalah menyelesaikan pembayaran gaji para aparat Desa yang sampai hari ini belum terselesaikan. Jangan mala menghambur hamburkan dana yang seharusnya dimanfaatkan untuk masyarakat luas,” katanya.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer