Front Masyarakat Sampaga Bersatu Tolak Operasi Tambang Pasir

Harly

MAMUJU – Salah satu pemuda asal Sampaga, Resky, menegaskan penolakan terhadap rencana aktivitas tambang pasir di wilayah tersebut. Menurutnya, hal itu justru akan merugikan masyarakat dan lingkungan.

“Kami dari masyarakat desa Sampaga akan menolak keras tambang pasir yang akan beroperasi di wilayah desa Sampaga karena sangat berdampak kepada kerusakan lingkungan di daerah pesisir dan sungai, selain itu wilayah yang akan akan dikelola tambang sangat berdampingan pemukiman masyarakat, jelas itu akan mengakibatkan abrasi kepada pemukiman,” ungkap aktivis FPPI tersebut, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Ia mengatakan ada 3 wilayah permukiman yang berdampingan dengan lokasi tambang:

  1. Dusun dato desa sampaga wiliyah ini di bagian pesisir pantai, Rata-rata letak rumah warga di bibir pantai sangat berpotensi rumah warga akan terseret air laut ketika terjadi abrasi pantai
  2. Dusun pangalloan desa sampaga pemukiman ini sangat dekat dengan titik wilayah tambang kemudian masyarakat mayoritas Nelayan sedangkan lokasi tambang adalah tempat keluar masuknya nelayan sekaligus tempat pemarkiran perahu dan tempat penangkapan ikan masyarakat, jelas aktivitas tambang akan memutuskan rantai ekonomi Masyarakat desa sampaga.
    3.pulau sampaga yang dimana dulunya adalah pemukiman masyarakat sampaga, yang sudah kami jadikan hutan produktif atau perkebunan apalagi itu adalah pendapatan pokok ekonomi masyarakat

“Itu baru satu lokasi tambang belum lagi tambang yang lain yg akan memanjang di aliran sungai sampai muara dan juga proses masuknya tambang ini hanya sepihak tanpa melibatkan masyarakat karena selama prosesnya tidak ada sosialisasi kepada masyarakat dari pihak tambang itu terkesan memaksakan masuk untuk beroperasi,” terang Resky.

“Masyarakat juga sudah 85 Persen menolak tambang dan saya pastikan akan melakukan demonstrasi penolakan ketika pemerintah tidak memberhentikan Tambang masuk ke desa Sampaga,” pungkasnya.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer