MAMUJU – Badan Intelijen Negara (BIN) menargetkan 5.500 dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Kepala BIN Daerah Sulbar, Sudadi, mengatakan, kegiatan vaksinasi menyasar dua kelompok, yakni masyarakat umum dan pelajar.
“Jadi untuk pelajar kita datangi langsung ke sekolah, sementara masyarakat kita pakai pola ‘door to door’. Ini agar tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok,” terang Sudadi saat Launching Vaksinasi Massal untuk Pelajar di SMPN 2 Mamuju, Selasa, 12 Oktober 2021.
Kegiatan tersebut guna meningkatkan progres vaksinasi yang tergolong rendah di Provinsi Sulbar, khususnya Kabupaten Mamuju.
Menurut Sudadi, 5.500 dosis vaksin sudah disebar di beberapa titik. Jika tak mencukupi, akan ada tambahan stok dari pusat.
“Jika (5.500 dosis) tak cukup, kemungkinan akan ada vaksinasi lanjutan,” ungkap Kepala BIN Daerah Sulbar.
Untuk diketahui, vaksinasi di Kabupaten Mamuju memang relatif masih rendah.
Bupati Mamuju, Siti Sutinah Suhardi mengungkapkan, progres vaksinasi masih sekira 28 persen.
Hal itu salah satunya karena banyaknya berita hoaks yang beredar di masyarakat, terkait vaksin Covid-19.
HARLY

