MAMUJU – Riset dan inovasi merupakan bidang yang saat ini melekat di Badan Perencanaan dan Pembangunan.
Tugas utama bidang tersebut ialah melakukan pengkajian terkait isu yang bakal dijadikan landasan menyusun program pembangunan daerah.
Bidang riset dan inovasi dipimpin oleh pejabat eselon III yang membawahi beberapa peneliti dan analis kebijakan.
Menurut Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, tugas awal bidang riset dan inovasi adalah mengkaji hal-hal terkait Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.
Adapun isu yang dimaksud, di antaranya pembangunan manusia, isu politik, budaya, dan ekonomi.
Baca juga:
Bapperida Sulbar Bahas Kebutuhan Daerah Bersama Anggota DPD RI Almalik Pababari
“Tugas awal riset dan inovasi sejak bergabung di Bappeda adalah mengkaji isu-isu strategis sekaitan dengan RPJPD,” ungkap Junda, Kamis, 11 Januari 2024.
Junda mengungkapkan pihaknya bakal sering melakukan kegiatan diskusi dengan berbagai pihak, terkait kajian tersebut.
“Dalam dua bulan ke depan kami akan banyak melakukan FGD,” jelasnya.
Selain itu, Junda juga akan melibatkan pegawai Bappeda dalam proses kajian nantinya.

