Tukang Buka Segel SMAN 1 Sampaga, Disdikbud: Kita Fasilitasi ke APH

Harly

MAMUJU – Oknum tukang yang sebelumnya melakukan penyegelan ruang UKS SMAN 1 Sampaga akhirnya berdamai dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Kunci ruangan diserahkan langsung kepada Kepala Disdikbud Sulbar, Mithhar Thala Ali, didampingi Kabid Pendidikan Bidang SMA, Muh. Faezal.

Pihak tukang dan dinas pendidikan akhirnya menemui titik temu setelah melalui proses mediasi.

Menurut Faezal, pihaknya akan memfasilitasi oknum tukang mengadu ke aparat hukum atau APH, perihal sangkutan pelaksana proyek yang belum tuntas.

“Kami sampaikan ke tukangya, kita akan fasilitasi ke APH,” ujar Faezal, akhir pekan kemarin.

Sebelumnya diberitakan, Ruang Unit Kesehatan Siswa (UKS) SMA 1 Sampaga disegel akibat gaji tukang dan pembayaran material bangunan tak kunjung diselesaikan oleh pihak pelaksana.

Baca juga:

Gaji Tukang Menunggak, Ruang UKS SMA 1 Sampaga Disegel

Pembangunan ruang UKS tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2021. Nilainya sekira Rp 250 juta dan dikerjakan oleh CV. Aufa Karya 88.

Kepala tukang, Heri, mengatakan, penyegelan dilakukan karena upah tukang serta pembayaran material tidak dituntaskan pihak pelaksana.

Sementara, anggaran kegiatan tersebut sudah dicairkan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat.

“Sebenarnya kami sudah berbaik hati untuk membantu pelaksana agar pekerjaannya bisa selesai, karena awalnya pekerjaan tersebut sudah lambat, kami mulai kerja itu tanggal 13 November 2021, dan selesai di tanggal 20 Desember 2021,” ujar Heri.

Heri membeberkan jumlah dana yang belum dibayarkan CV. AUFA KARYA 88 sebesar RP. 154 juta.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer