TANGERANG – Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulbar, Fredy Boy turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Tata Lingkungan 2025 yang berlangsung pada Selasa – Rabu, 25–26 November 2025 di Atria Hotel Gading Serpong, Tangerang, Banten.
Kegiatan nasional ini mengusung tujuan besar Menata Lingkungan 2026 dengan prinsip Satu Integrasi, Satu Arah, dan Satu Lingkungan Berkelanjutan. Tujuan ini sekaligus selaras dengan kebijakan Pemprov Sulbar, khususnya dalam Panca Daya poin keempat, yaitu membangun infrastruktur, konektivitas, dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Sebagai mitra Dinas Lingkungan Hidup, Wakil Ketua Komisi III Fredy Boy mendukung penuh penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH). Dokumen ini merupakan “peta masa depan” pembangunan daerah karena memiliki keterkaitan langsung dengan dokumen perencanaan jangka menengah (RPJMD) dan rencana tata ruang daerah (RTRW).

Rapat koordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisal Nurofiq, S.Hut, M.P. Hadir pula sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga nasional, antara lain:
• Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D
• Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Prof. Dr. rer. nat. Muh. Aris Marfai, S.Si, M.Si
• Kepala Bappeda Provinsi
• Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi serta Kabupaten/Kota
Salah satu hasil utama pembahasan rapat adalah mandat kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota untuk segera menuntaskan penyusunan dokumen RPPLH.
Penyelesaian dokumen tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola lingkungan, mitigasi risiko, serta penyelarasan pembangunan dengan prinsip kelestarian.
Selain itu, pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara KLH/BPLH dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) dan BMKG. Kerja sama ini diharapkan memperkuat ketersediaan data geospasial dan informasi iklim yang akurat sebagai landasan perencanaan lingkungan hidup nasional dan daerah.