Mamuju – RSUD Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan inovasi edukasi digital berupa akses informasi aturan pendampingan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) melalui QR Code.
Melalui fasilitas ini, pasien dan keluarga dapat langsung mengakses berbagai informasi penting, mulai dari ketentuan jumlah pendamping, tata tertib selama berada di IGD, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan guna mendukung kelancaran pelayanan.
Tak hanya itu, QR Code tersebut juga terhubung dengan video edukasi IGD dan leaflet informasi yang disusun untuk memberikan pemahaman yang lebih mudah dan praktis bagi masyarakat.
Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen RSUD Sulawesi Barat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang aman, tertib, dan responsif. Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang mendorong perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik.
Dalam keterangannya, Jumat 3 April 2026, Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu strategi untuk mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat.
“Melalui QR Code ini, kami ingin memastikan pasien dan keluarga mendapatkan informasi yang jelas, mudah diakses, dan dapat dipahami dengan baik, sehingga tercipta pelayanan yang lebih tertib dan optimal di IGD,” ujarnya.
Pihak rumah sakit juga mengimbau seluruh pasien dan keluarga agar mematuhi aturan pendampingan yang berlaku. Kepatuhan tersebut dinilai penting untuk menjaga kenyamanan bersama serta mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat, khususnya di IGD yang memiliki tingkat urgensi tinggi.
Dengan adanya inovasi ini, RSUD Sulawesi Barat berharap dapat terus meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memberikan pengalaman layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.