BrEM P.U.S Ingatkan Pekerjaan Rumah Pemkab Mamasa

BrEM P.U.S Ingatkan Pekerjaan Rumah Pemkab Mamasa

MAMASA – Barisan Milenial Mesakada Pitu Ulunna Salu (BrEM P.U.S) menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa masih punya pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Pekerjaan rumah tersebut yakni menuntaskan masalah urgent di pelosok daerah, salah satunya persoalan kebencanaan.

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) BrEM P.U.S, Ferdi Hidayat, kebijakan paling mendesak yang harus dilakukan rezim Ramlan Badawi saat ini adalah mitigasi bencana.

“Ini pekerjaan rumah Pemkab Mamasa. Kita harus belajar dari bencana alam yang terjadi di sepanjang 2021. Masyarakat perlu diberikan mitigasi bencana,” tegas Ferdi Hidayat di Mamuju, Minggu, 28 November 2021.

Baca Juga: Seriuslah Hadapi Bencana, Pemprov Sulbar!

Pihaknya menilai, dampak gempa yang dirasakan masyarakat Desa Baruru, banjir bandang di Burana dan Pangandaran, hingga longsor di jalur Tabulahan-Mamasa, merupakan hal serius dan perlu segera disikapi.

Pemuda yang akrab disapa Dayat itu membeberkan sejumlah regulasi, seperti UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 4 Tahin 2008 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana.

Aturan tersebut, kata Dayat, bisa menjadi pedoman Pemkab Mamasa dalam hal pencegahan dan mitigasi bencana.

“Regulasi ini telah sangat jelas memberi langkah yang harus diambil pemerintah daerah dalam hal ini BPBD Kabupaten Mamasa,” katanya.

Lebih jauh, dia menjelaskan bahwa ada dua bentuk mitigasi yang perlu dilakukan, yaitu mitigasi pasif dan aktif.

Tindakan mitigasi pasif seperti penyusunan peraturan perundang-undangan, pembuatan peta rawan bencana dan pemetaan masalah. Sedangakan mitigasi aktif lebih kepada pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai peraturan tentang penataan ruang, izin mendirikan bangunan (IMB), dan peraturan lain yang berkaitan dengan pencegahan bencana, serta pelatihan dasar kebencanaan bagi aparat dan masyarakat.

“Hal ini perlu dan urgent untuk segera ditindaklanjuti pemangku kebijakan karena bencana bisa datang kapan saja dan di mana saja. Apalagi, struktur tanah daerah kita Kabupaten Mamasa terbilang labil,” pungkas Sekjen BrEM P.U.S.

HARLY

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )