MAMUJU – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar memastikan realisasi PAD per 3 Mei 2024 sudah mencapai Rp 147,3 miliar atau 28,70 persen.
Hal itu sekaligus membantah temuan Banggar DPRD yang melihat data Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) Kemenkeu, di mana realisasi PAD Sulbar masih 9,1 persen.
Baca juga:
Banggar DPRD Sebut Realisasi PAD Sulbar Masih 9,1 Persen, Ancam APBD
SIKD Kemenkeu merupakan informasi yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) milik Kemendagri.
Menurut Kepala BPKAD Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, SIKD Kemenkeu tersebut sering mengalami eror.
“Iya, (data Kemenkeu) sering eror,” ujar Masriadi, Sabtu, 4 Mei 2024.

Dia menambahkan, SIPD RI ada masalah karena masih dalam tahap uji menggantikan SIPD Merah Putih.
Kendalanya ialah dalam hal penarikan data.
“Ada kendala penarikan data,” terang Masriadi Atjo.
Sementara itu, anggota Banggar DPRD Sulbar Hatta Kainang mengaku akan mendorong dilakukannya uji data realisasi PAD secara langsung.
“Ini agar ada data yang pasti, karena kita bingung data SKID berbeda dengan data pemprov. Harusnya kan datanya sama,” ujar dia.