Banggar DPRD Sebut Realisasi PAD Sulbar Masih 9,1 Persen, Ancam APBD

MAMUJU – Banggar DPRD Sulbar menemukan realisasi PAD dari pajak dan retribusi per April 2024 masih berkisar sekira Rp 46 miliar dari target tahun ini sebesar Rp 513 miliar. Angka itu baru mencapai 9,1 persen.

Jika dibandingkan tahun 2023, pada periode April, realisasi sudah mencapai Rp 135 miliar atau 31 persen dari target PAD sebesar Rp 437 miliar.

“Butuh waktu 8 bulan lagi untuk pencapaian target PAD taun 2024. Ini lampu kuning bagi BPKAD kare dibanding tahun lalu, ada kinerja yang cukup berbeda,” ujar anggota Banggar DPRD Sulbar, Muh. Hatta Kainang, Sabtu, 4 Mei 2024.

Data tersebut didapat dari portal Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) Kementerian Keuangan.

Dirinya pun meminta pimpinan DPRD agar segera melakukan rapat koordinasi terkait masalah tersebut.

Apalagi, lanjut Hatta, hal ini bisa berdampak pada target APBD Sulbar 2024

“Kita harus mencari solusi dan jalan keluar atas target capaian PAD, apakah pola penarikan atau sistem yang perlu di-turn dalam proses manajemen. Ini kami anggap serius apalagi dinamika ekonomi dunia, pelemahan kurs adalah faktor eksternal jangan sampai target PAD tidak terpenuhi membuat APBD sulbar 2024 mengalami defisit fiskal,” jelas dia.

Hatta Kainang menyarankan hal tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk mengantisipasi potensi masalah fiskal daerah di akhir tahun.

Leave a Comment