MAMASA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menanggapi soal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Barat di Bidang PSDA PUPR.
Ketua Komisi II DPRD, Jupri Sambo Ma’dika mengatakan data tersebut harus ditelusuri kebenarannya terlebih dahulu.
Jika informasi terkait temuan BPK itu benar, Jupri menegaskan agar tim tindak lanjut mendesak pihak perusahaan segera bertanggung jawab atas temuan tersebut.

“Kalau saya data ini harus ditelusuri kebenarannya, jika benar maka saya kira tim tindak lanjut harus kembali mendesak perusahaan-perusahaan yang menjadi objek temuan,” ungkap Jupri, belum lama ini.
Sebelumnya diberitakan, BPK Perwakilan Sulawesi Barat menemukan sejumlah proyek bermasalah pada Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas PUPR Kabupaten Mamasa, tahun 2021.
Baca juga:
BPK Temukan Sejumlah Proyek Bermasalah di PSDA Mamasa
Berdasarkan hasil penelusuran wartawan, temuan BPK tersebut tersebar di beberapa titik di Kabupaten Mamasa.
Paket pekerjaan terdiri dari proyek irigasi dan talud sebanyak 9 item dengan total temuan sekira Rp 311,9 juta.
