MAMASA – Porepadang, korban dugaan pembunuhan di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, diketahui merupakan Kepala SMAN 2 Buntu Malangka (Bumal).
Sekolah tersebut menjadi salah satu sasaran monitoring dan evaluasi (monev) hasil proyek dana alokasi khusus (DAK) TA 2021 dari Komisi IV DPRD Sulbar, pada 2 Juli 2022 lalu.
Baca juga:
Komisi IV Monev Tiga Sekolah di Mamasa, Temukan…
Saat itu, DPRD yang diwakili Wakil Ketua Komisi IV, Hatta Kainang bersama anggota komisi, Arief Dg Matemmu, menemukan, adanya beberapa pekerjaan pembangunan gedung belum tuntas.
Selain SMAN 2 Bumal, DPRD pada kunjungan itu juga menyasar SMAN 1 Tabulahan dan SMKN 1 Aralle.
Kepala Sekolah Berprestasi
Mendiang Porepadang dikenal sebagai kepala sekolah berprestasi.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Sulbar, Muh. Nasir mengatakan, SMAN 2 Buntumalangka yang dipimpin Porepadang merupakan salah satu sekolah yang lengkap asesmen nasional berbasis komputer.
Baca juga:
Kadisdikbud Sulbar Beberkan Prestasi Porepadang, Kepsek Korban Pembunuhan di Aralle
Selain itu, Porepadang adalah satu dari sedikit kepala sekolah penggerak di Sulbar.
“Untuk menjadi kepala sekolah penggerak itu tidak mudah, perlu skill dan kematangan waktu, ini yang harus jadi teladan,” ungkap Nasir pada 9 Agustus 2022.
Pihaknya pun merasakan kehilangan besar atas musibah yang dialami Porepadang.
Ia meminta pihak berwajib agar mengusut tuntas kasus pembunuhan tersebut.

