Hanura Sulbar Proses PAW Junsetbudi

Harly

MAMUJU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulbar langsung menyikapi kasus dugaan korupsi yang melibatkan salah satu kadernya, Junsetbudi Bombong.

Sebelumnya, Junsetbudi yang berstatus anggota DPRD Sulbar itu ditetapkan tersangka oleh Kejari Teluk Bintuni, Papua.

Setelah berkoordinasi dengan dewan pimpinan pusat, DPD Hanura Sulbar saat ini sedang memproses Penggantian Antar-Waktu (PAW) legislator tersebut.

Baca juga:

Kader Kena Teguran BK, Ketua Hanura Sulbar: Dia Sakit

“Kami sudah minta nama suara terbanyak kedua dari DPC Hanura Mamasa untuk PAW-nya,” kata Ketua DPD Hanura Sulbar, Andi Dodi Hermawan, Jumat, 1 Juli 2022.

Menurut Andi Dodi, hal itu dilakukan demi menjaga marwah partai.

Setiap kader yang terlibat praktik korupsi, lanjutnya, harus angkat kaki dari Partai Hanura.

“Apalagi ini sudah tersangka,” sambungnya.

Ia berharap tak ada lagi kader Hanura yang tersangkut masalah hukum.

Andi Dodi juga memastikan, perbuatan Junsetbudi di Teluk Bintuni dilakukan pada saat bersangkutan belum menjadi kader Hanura.

Dinukil rri.co.id, Junsetbudi Bombong menjadi salah satu tersangka dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pasar rakyat Babo yang berlokasi di Distrik Babo tahun anggaran 2018 pada Dinas Perindagkop dan UKM.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer