MATENG – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar zikir dan doa kebangsaan dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Sabtu (1/8/2026).
Zikir dan do,a tersebut, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah zikir ini menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi bangsa sekaligus memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.
Wakil Bupati Mamuju Tengah, H. Askary, menegaskan kemerdekaan Indonesia yang kini memasuki usia ke-81 merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang diraih atas berkat rahmat Allah Swt., sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.
Zikir dan doa kebangsaan, kata Askary merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual agar seluruh upaya pembangunan daerah dan bangsa senantiasa mendapat rida serta pertolongan Allah Swt.
Ia juga menyampaikan, tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” bukan sekadar slogan, tetapi cita-cita bersama yang harus diwujudkan. Berdaulat berarti menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah belah, adil berarti pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa diskriminasi, sedangkan makmur diwujudkan melalui meningkatnya kesejahteraan petani, nelayan, pelaku UMKM, serta tersedianya pendidikan yang layak bagi generasi penerus.
Selain itu, ia juga menuturkan mewujudkan keadilan dan kemakmuran di Kabupaten Mamuju Tengah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi, sinergi, serta dukungan doa dari seluruh elemen masyarakat agar pembangunan berjalan dengan baik.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para pahlawan bangsa yang telah gugur, serta memohon kepada Allah Swt. agar Republik Indonesia senantiasa dijauhkan dari bencana, perpecahan, dan berbagai ancaman yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Secara khusus, doa juga dipanjatkan untuk Kabupaten Mamuju Tengah agar senantiasa dilimpahi keberkahan, diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam membangun daerah menuju “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur”, negeri yang baik, maju, sejahtera, dan berada dalam ampunan Allah SWT.

