Menuju Layanan Prima, RSUD Sulbar Gelar Visitasi Perizinan Berbasis Risiko dan Layanan Berbasis Kompetensi

Harly

MAMUJU – RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Salah satu langkah strategis yang baru saja dilakukan adalah menggelar Visitasi Penilaian Kesesuaian Perizinan Berbasis Risiko sekaligus percepatan layanan rumah sakit berbasis kompetensi, pada Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Radioterapi RSUD Provinsi Sulbar ini bukan sekadar rutinitas administratif. Lebih dari itu, visitasi ini menjadi tonggak penguatan legalitas rumah sakit dan peningkatan layanan yang profesional, aman, serta berkualitas bagi masyarakat.

Sejalan dengan Program Panca Daya

Langkah ini sejalan dengan program unggulan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu Panca Daya, khususnya dalam membangun SDM unggul dan berkarakter. Penguatan kompetensi tenaga medis dan tata kelola rumah sakit yang profesional menjadi fondasi utama agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.

Komitmen Penuh dari Seluruh Pihak

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten III Administrasi Umum Pemprov Sulbar, Habibi Azis. Ia menegaskan bahwa pelayanan terbaik hanya bisa terwujud melalui kolaborasi.

“Ini sesuai dengan komitmen Gubernur melalui Panca Daya dan komitmen Direktur RSUD melalui Fakta Integritas yang telah dibangun,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Provinsi Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, dalam pemaparannya menyoroti berbagai capaian nyata rumah sakit, mulai dari visi-misi, jumlah ketenagaan, pengembangan layanan medis, hingga inovasi unggulan MALABBI. Tak ketinggalan, capaian indikator pelayanan Triwulan I Tahun 2026 juga menjadi bukti bahwa RSUD Sulbar terus bergerak maju.

Apa Saja yang Dinilai?

Tim visitasi dari Kementerian Kesehatan RI yang dipimpin oleh dr. Victor Eka Nugrahaputra melakukan penelusuran lapangan secara menyeluruh. Ada lima aspek utama yang menjadi fokus penilaian:

  1. Telusur administrasi dan lokasi
  2. Telusur pelayanan
  3. Telusur penunjang dan prasarana
  4. Telusur SDM
  5. Telusur tempat tidur dan fasilitas pelayanan

“Perizinan adalah salah satu upaya peningkatan mutu pelayanan secara eksternal, selain akreditasi. Karena itu, seluruh proses visitasi ini diarahkan untuk memastikan rumah sakit memenuhi standar yang telah ditetapkan,” jelas dr. Victor.

Harapan ke Depan

Dengan berjalannya visitasi ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat optimistis dapat semakin memperkuat tata kelola layanan yang sesuai standar, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta memberikan pelayanan yang lebih cepat, aman, dan bermutu yang menjamin keselamatan seluruh masyarakat Sulawesi Barat. (*)


Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer