Prospek Menjanjikan, Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Wajibkan Setiap Pegawai Punya Anggrek

Harly

MAMUJU – Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin bakal mewajibkan setiap pegawai untuk memelihara tanaman anggrek agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

Bahtiar memang mendorong budidaya anggrek menjadi sumber pendapatan baru masyarakat Sulbar, khususnya di Kabupaten Mamasa.

“Budidaya anggrek saya dorong menjadi sumber pendapatan baru masyarakat Mamasa dan Sulbar pada umumnya, sekaligus memiliki fungsi ganda menjadi destinasi wisata kelas dunia.”

“Saya juga mengimbau seluruh pegawai wajib punya tanaman anggrek di rumahnya dalam jumlah yang besar, bisa jadi contoh bagi masyarakat,” kata Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri tersebut.

Menurut Bahtiar, pemasaran anggrek relatif lebih mudah, salah satunya via penjualan online.

Hanya saja, kata gubernur, anggrek yang dibudidayakan mesti yang laku di pasaran.

Pj Bahtiar pun menerangkan bahwa fungsi lain anggrek adalah menambah keindahan alam, punya nilai seni, sekaligus untuk terapi jiwa.

“Anggrek juga memiliki fungsi sosial, apabila kirim anggrek kepada sahabat dan keluarga sebagai tanda kasih sayang yang mendalam,” tambahnya.

Bahtiar mengatakan, Sulbar sangat mudah mengembangkan anggrek karena punya modal besar yakni media tanam yang berlimpah.

Daerah tersebut memiliki banyak sabuk kelapa. Sulbar produsen kelapa terbesar dan bisa dimanfaatkan.

Modal kedua ialah kulit kayu pinus yang terbuang jatuh dari pohon yang juga bisa dimanfaatkan sebagai media tanam anggrek terbaik.

“Kabupaten Mamasa memiliiki luas tanaman pinus produktif 98.000 hektar. Ini juga investor getah pinus dan investor budidaya anggrek ke Mamasa,” anggapnya.

Pemprov Sulbar pun akan menyelenggarakan Festival Anggrek Beautiful Mamasa Tahun 2024. Kegiatan itu dalam rangka memeriahkan HUT Sulbar.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer