MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) akan menyusun program khusus untuk pengembangan komoditas kakao dan kopi.
Hal tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Sulbar.
Pj Gubernur Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, pihaknya saat ini tengah konsen guna mengembalikan kejayaan kakao dan kopi.
Baca juga:
Ditanya soal Keinginan Perpanjang Jabatan di Sulbar, Prof Zudan: Saya Ini “TNI”
“Saya konsen betul kalau kita bisa mengembalikan kakao dan kopi. Itu insyaallah kemiskinan bisa kita potong, karena itu sumber-sumber pendapatan baru,” Prof Zudan Arif, Kamis, 4 April 2024.

Salah satu cara, kata Zudan, lahan harus diremajakan untuk ditanami bibit baru.
Pemprov akan menyediakan bibit tersebut.
Harapannya, dua hingga empat tahun ke depan kejayaan kakao dan kopi sudah kembali.
Saat ini harga kakao mengalami peningkatan signifikan, yakni Rp 120 ribu hingga 130 ribu per kilogram. Hal ini menjadi berkah bagi petani.

