MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, mengikutsertakan tiga orang pejabat fungsional perencana untuk mengikuti Training of Trainers (TOT) Pendampingan Penyelarasan RPJPD Provinsi dengan RPJPN 2025–2045 di Depok, Jawa Barat, 15 hingga 20 Januari 2024.
Kegiatan tersebut dalam rangka mengawal pencapaian visi Indonesia Emas 2045 sampai ke daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.
TOT ini dilaksanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Menurut Junda Maulana, TOT tersebut tidak hanya untuk pendampingan penyelarasan RPJPD Provinsi dengan RPJPN 2025–2045, tetapi juga menjadi wadah peningkatan kapasitas aparatur pemerintah provinsi sebagai wakil pemerintah pusat untuk melakukan pembinaan dan pengawasan kepada pemerintah kabupaten/kota dalam rangka penyusunan RPJPD Kabupaten 2025–2045.
“Upaya penyelarasan RPJPD Provinsi Sulawesi Barat dengan RPJPN 2025– 2045 menjadi sangat penting, mengingat dokumen RPJPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang sangat strategis dengan kurun waktu 20 Tahun,” jelas Junda.
Hasil pelaksanaan TOT ini, lanjutnya, akan menjadi bahan dalam rangka penyempurnaan Rancangan Awal RPJPD Tahun 2025–2045 Provinsi Sulawesi Barat, sekaligus menjadi agenda bagi Bapperida Sulbar dalam rangka pendampingan kepada enam kabupaten.

