Korban Penganiayaan Oknum Bhayangkari di Mamasa Tolak Damai, Anggap Pelaku Tidak Tulus

Harly

MAMASA – Pihak korban kasus penganiayaan empat orang oknum anggota Bhayangkari di Mamasa menolak upaya damai dari pelaku.

Antyka Nurdian, korban dalam kasus tersebut, mengatakan, keluarganya menilai pelaku tidak tulus ingin damai.

Baca juga:

Polres Mamasa Masih Periksa Saksi Kasus Oknum Bhayangkari Keroyok Perempuan di Warung Makan

“Pelaku ingin tempuh jalur perdamaian secara adat, tapi ditolak karena ini hanya sebuah pelecehan. Pelaku tidak tulus datang minta maaf karena hanya mengutus beberapa orang membawa seekor babi,” ungkap Antyka, 6 November 2023.

Menurut keluarga Antyka, pihak pelaku justru menunjukkan penghinaan terhadap korban dan keluarganya.

Dia menjelaskan, pihak keluarga bukannya menolak damai, tapi harus sesuai ketentuan adat.

“Kami keluarga memilih proses hukum saja kalau begini. Kasus ini sudah jelas pasalnya dalam KUHP, yaitu pengeroyokan. Ini pidana berat, bukan tipiring,” jelas Antyka yang juga berprofesi wartawan tersebut.

Related Post

Leave a Comment

Ads - Before Footer