
MAMUJU – Tokoh Adat Sulawesi Barat (Sulbar), H. Andi Taufan memberi kesan positif terhadap 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur, Suhardi Duka-Salim Mengga (SDK-JSM).
Ketua Lembaga Adat Kerajaan Binuang Sulawesi Barat itu menilai duet SDK-JSM jelas menampakkan kekompakan yang terjalin harmonis.
Selain itu, program mereka mudah dipahami oleh rakyat hingga ke pelosok kampung.
“Keduanya sangat kompak, bisa saling mengisi dan programnya membumi, bisa langsung dinikmati oleh masyarakat Sulbar seperti dalam bentuk pelayanan kesehatan yang cukup dengan menunjukkan KTP sudah dapat dilayani di puskesmas di seluruh provinsi Sulawesi Barat,” jelas Andi Taufan, Kamis, 5 Juni 2025.
Menurut dia, saat ini tumbuh keyakinan yang kuat di tengah masyarakat bahwa kepemimpinan SDK-JSM di Sulbar akan makin baik dan maju.
Andi Taufan mengapresiasi kebijakan Suhardi Duka dan Salim Mengga yang disebutnya, langkah gesit dalam merespons tanpa pandang bulu aspirasi masyarakat.
Terlebih lagi, dalam keterbatasan sumber dana APBD, keduanya mampu membuat program dasar yang bisa menyentuh semua kalangan, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
Kegemilangan SDK-JSM, lanjut Andi Taufan, juga ditandai dengan keberhasilan keduanya menjadikan Sulbar provinsi tercepat progresnya di Indonesia dalam pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.