Tiga mahasiswa nekat memulai bisnis di tengah pandemi COVID-19

Gowa (ANTARA) – Tiga orang mahasiswa di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni Ahmad Zakaria, Zulkifli dan Rizal nekat memulai bisnis kuliner  di tengah pandemi COVID-19, dengan mengandalkan tabungan pribadi yang rentan mengganggu keberlanjutan kuliahnya jika usahanya merugi.

Salah seorang pemilik kedai, Zulkifli (21), yang ditemui di tempat usahanya di Jalan Baso Dg. Ngawing, Kelurahan Mangalli,  Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (9/7), mengatakan usaha kuliner yang dibangun bersama dua rekannya itu diberi nama Kedai_98.

Usaha beragam jenis minuman tersebut mulai digeluti sejak 1 Juli 2020, atau masih di era pandemi COVID-19 yang mana banyak usaha ditutup karena kehilangan pendapatan.

Pria lajang yang akrab disapa Zul itu mengatakan pengumpulan modal usaha telah dilakukan sejak lima bulan lalu dan kini sudah terkumpul senilai Rp7 juta.

“Usaha ini sudah kami rancang dari 5 bulan sebelumnya, segala persiapan telah dipertimbangkan dengan matang-matang, untung dan ruginya urusan belakang intinya kami telah berusaha. Kalau tidak ada pembeli tidak apa-apa ji kan masih ada besok, rejeki sudah ada yang atur,” ujarnya.

Rekan bisnis Zulkifli yang bernama Ahmad Zakaria menjelaskan awalnya bisnis ini dimulai dengan modal nekat dan keberanian untuk bisa mandiri dan menghasilkan uang sendiri.

Mereka bertiga sepakat untuk membagi tugas dalam bisnis tersebut. Ada yang menjaga kedai dan mengurus persediaan bahan minuman dan lain-lain.

“Jika salah satu dari kami mampu menjaga kedai selama satu minggu, maka kami akan mempercayakan sepenuhnya kepada yang sedang bertugas,” ujar Zakaria di sela-sela kesibukannya menggeluti usaha kuliner yang mulai dibuka pada pukul 10.00 Wita. (*/Mhs Magang)

Leave a Comment