Pemprov Papua nilai masyarakat mulai terbiasa dengan protokol kesehatan

Jayapura (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menilai masyarakat di wilayahnya mulai terbiasa menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan atau membawa penyanitasi tangan. 

Ketua Harian Satgas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Provinsi Papua Willeam Manderi di Jayapura, Rabu, mengatakan hal ini terlihat dari masyarakat yang berhenti beraktivitas pada pukul 18.00 WIT.

“Dari pantauan kami, pergerakan masyarakat sudah berkurang pada jam-jam yang ditetapkan pembatasan sehingga ini membuktikan warga telah paham bagaimana mengikuti protokol kesehatan dan imbauan pemerintah,” katanya yang juga merupakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpol PP Provinsi Papua.

Menurut Willeam, relaksasi (kelonggaran) kontekstual Papua yang telah diterapkan sejak 5 Juni 2020 akan berakhir pada 19 Juni 2020, untuk itu pihaknya tengah membahas kelanjutan dari persiapan era normal baru.

“Seperti yang telah diinstruksikan oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, sudah menjadi tugas dari jajaran Satuan Pamong Praja untuk mengawasi pelaksanaan relaksasi tersebut dengan diback up TNI-Polri,” ujarnya.

Dia menjelaskan dengan masyarakat yang sudah terbiasa dengan penerapan protokol kesehatan diharapkan akan mulai terbiasa pula dengan era normal baru.

“Kami sudah melaksanakan sosialisasi di tempat-tempat umum serta pusat-pusat keramaian mengenai protokol kesehatan guna pencegahan Covid-19 sesuai tugas pokok dan fungsi Satpol PP,” katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya berharap dalam putusan rapat mengenai pembatasan aktifitas tahap keenam, masyarakat dapat lebih mudah beradaptasi dengan protokol kesehatan sehingga mata rantai penyebaran COVID-19 dapat dihentikan.

Leave a Comment