MAMUJU – Bahtiar Baharuddin ditugaskan oleh Kemendagri sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar).
Gebrakan yang dilakukan Bahtiar di Sulbar pun agak anti-mainstream: tanam sukun dan pisang. Hari-harinya saat ini identik dengan sepatu boots kuning.
Bahkan, Wapres Ma’aruf Amin sampai menjulukinya ‘Gubernur Sukun’.
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri itu juga tak masalah dengan julukan barunya. Bahtiar justru senang. Ada cita-cita besar di balik sukun dan pisang ini. Membangun komoditi baru dengan konsep industrialisasi bagi peningkatan perekonomian masyarakat.
Baca juga:
Bahtiar: Pulau Balakbalakang akan jadi Wajah Paling Depan Sulbar
Ada sembilan misi Bahtiar Baharuddin selama bekerja di Sulbar ini.
- Membuka konektivitas Sulbar melalui jalur udara, pelabuhan laut, dan komunikasi digital.
- Pola pikir harus berubah. Perairan Sulbar harus menjadi teras bagi IKN, tempat persinggahan bagi kapal-kapal yang melintas menuju IKN.
- Pelabuhan Belang-Belang harus dikembangkan dan diperluas.
- Pembangunan tanpa membebani APBD. Sebab, APBD hanya pemantik dan pemicu bagi kemajuan Sulbar.
- Pembangunan dan pendapatan berbasis kelautan.
- Buka dan permudah seluas-luasnya investasi masuk Sulbar.
- Kepala OPD bekerja fulltime. 70 persen di lapangan, 30 persen di kantor.
- Selalu ada kegiatan, event-event skala lokal, nasionaldan internasional. Mamuju harus selalu ramai agar uang berputar.
- Mulailah melakukan lompatan berpikir, mari bermimpi dan bekerja dari sekarang untuk Sulbar Menuju Indonesia Emas 2045.

